Seorang juara sejati akan selalu
bertindak sportif. Apa jadinya jika kita juara tetapi didapat dengan cara yang
tidak baik? Maka sesungguhnya gelar juara akan terasa semua. Anda tidak
benar-benar juara, hanya secara resmi saja.
Berlaku curang, sikut kiri sikat
kanan, dan mencuri start bukanlah sikap seorang juara sejati. Juara sejati
berusaha untuk menjadi yang terbaik, bukan sekedar mencari gelar juara. Selalu
ingin menjadi yang terbaik adalah mental juara yang benar, bukan sekedar
mendapatkan gelar, penghargaan, bonus, atau piala.
Mulailah Dengan
Percaya Diri
Salah
satu mental juara itu adalah percaya diri. Dia yakin bahwa dia mampu menjadi
juara. Hanya orang yang percaya dirilah yang berani masuk gelanggang untuk
bertanding. Percaya dirilah yang akan menjadi dia bertindak dengan cara yang
terbaik.
Juara Itu Bukan
Berarti Sombong
Seorang juara sejati akan
bertindak, kemudian melakukan apa yang dia lakukan sebaik mungkin. Bukan dengan
cara hanya omdo (omong doank) sambil menjatuhkan dan menjelekan lawannya. Sikap
seperti ini sama sekali tidak menggambarkan mental juara. Justru, sikap sombong
datang karena dia tidak percaya diri menjadi juara. Dia akan berusaha
menjatuhkan lawan dengan omongan supaya dia dianggap juara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar